CV Rais Gunawan

•April 23, 2008 • Leave a Comment

Personal Information

Name : Rais Gunawan

Address : JL. Kp Kedondong Desa Nameng RT 11 RW 02

Kec, Rangkasbitung Kab. Lebak Banten

Phone-cell : +6281510441139

E-mail : gugun_com@yahoo.com

Place of Birth : Rangkasbitung ( Lebak, Banten)

Data of birth : 24 Agusutus 1988

Marital status : Single

Gender : Male

Education

Formal Education

Year 1994-2000 : SDN Nameng 01 Rangkasbitung

Year 2000-2003 : SLTP Negeri 2 Rangkasbitung

Year 2003-2006 : SMK Sethiabudhi Rangkasbitung

Nonformal Education

januari 2008 : Training System Administrator ICT Centre Jakarta

Work Experience

April-July 2005 : Staf Magang PO Bus Wadjar Pandeglang Banten

Juli 2007 – Januari 2008 : Technical Support ISP WAN-DKI

Operating system

1.Microsoft Windows

2.Mikroutik Router OS

Qualification

1. TCP / IP

2. Cabling

3. Windows Share

4. Basic Linux

5. Wireless

6. Mikrotik Router

SETING IP ADDRESS

•February 28, 2008 • Leave a Comment

Pada intinya, setting network pada debian ditentukan oleh beberapa file yaitu:

1. /etc/network/interfaces.
2. /etc/network/options.

/etc/network/interfaces

File ini memuat konfigurasi IP yang akan digunakan oleh Network Interface yang terpasang pada suatu komputer. Selain alamat IP, file ini juga menyimpan informasi tentang routing. Di bawah ini adalah salah satu contoh isi file /etc/network/intefaces:

auto lo
iface lo inet loopback

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.30.10
network 192.168.30.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.30.255
gateway 192.168.30.11

INSTALL UBUNTU SERVER

1)melihat atau merubah update list

>vim/etc/apt/sources.list
>apt-get install update

menambahkan eth di mc

>mc edit /etc/network/interface

2)NAT

>iptables-t nat-A posrouting-s ip local -j masquerade

3)edit atau lihat DNS

>mc edit /etc/resolv.conf

linux

•February 26, 2008 • Leave a Comment

perintah install ubuntu 7.10

sudo apt-get install syslinux mtools

perintah dasar linux ubuntu 7.10

1.ls

melihat isi file direktori yang aktif

2.ls -al|more

melihat isi file direktori yang aktif beserta file hidden, lalu di tampilkan layar perlayar.

3.”cd”

tanpa nama direktori akan menghantarkan anda pada hoom direktori

4.”cd-”

akan menghantarkan anda ke direktori sebelumnya

5.cp soure

mengkopy suatu file

6.mcopy source

mengkopy file dari / ke dos filesystem (tanpa memerlukan mounting) contoh mcopy a:\autoexec.bat

7. mv source

memindahkan atau mengganti nama file destination

8.ln -s source

membuat simbolik links

Install & Config Banjar ( BANdwidth Justification for AdministratoR) ON Ubuntu 7.04 Server

•February 26, 2008 • Leave a Comment
Banjar ( BANdwidth Justification for AdministratoR ) adalah software untuk aplikasi Bandwidth Management dalam Network yang dibuat oleh Bpk Anton Raharja, Bandwidth Management kali ini langsung difungsikan sebagai router. Aplikasi Banjar ini dapat mengatur bandwidth agar brustable atau dapat diartikan user dapat mencapai titik maximal menggunakan bandwidth sesuai dengan pengaturan CIR ketika hanya user tersebut yang sedang aktif dalam network, dan bila semua user dalam CIR tersebut aktif maka 1 user digaransi mendapat minimal bandwidth yang sudah di tentukan. Banjar juga dapat mengatur dedicated bandwidth untuk user, mengatur besar bandwidth International dan Local untuk tiap-tiap user. Aplikasi Banjar dilengkapi pula dengan menu firewall yang defaultnya untuk bad port sudah terinstall, namun apabila ingin menambahkan script firewall untuk network sendiri banjar bisa di entry firewall baru.

Kali ini banjar akan di install pada mesin Ubuntu 7.04 Server yang sudah di pasang 2 Ethernet Card. Berikut adalah langkah-langkah dalam installasi Banjar V.07 ini.

Installasi

1. Lakukan Installasi OS Ubuntu 7.04 Server.

  1. Lakukan update dan upgrade file dari OS ubuntu terbaru

# apt-get update

# apt-get upgrade

  1. Aplikasi ini membutuhkan LAMP ( Linux Apache, Mysql dan PHP )

# apt-get install apache2

# apt-get install mysql-server

# apt-get install php5

  1. Download Software Banjar, kali ini menggunakan subversion.

# apt-get install subversion

# mkdir /opt/banjar

# svn co http://developer.peanutinc.com/svn/banjar/trunk/ /opt/banjar

  1. Copy file banjar ke directory web atau document root dari Ubuntu 7.04 Server

# cp -rR /opt/banjar /var/www

  1. Copy file-file aplikasi banjar

# cd /var/www/banjar

# cp -rR docs/root/banjar /etc

# cp -rR docs/root/sbin /usr/local

  1. Change Permission untuk file-file aplikasi banjar berikut :

# chmod 666 /var/www/banjar/config.php

# chmod 666 /etc/banjar/netfilter.*

# chmod 777 /usr/local/sbin/banjar.sh

  1. Create Database Banjar

# mysqladmin -u root -p create banjar

# mysql -u root -p banjar < /var/www/banjar/docs/db/banjar.sql

  1. Edit Config.php untuk database banjar

# vim /var/www/banjar/config.php

Perhatikan untuk scripts berikut :

$db_param[user] = “root”; // database username

$db_param[pass] = “”; // database password

$db_param[name] = “banjar”; // database name

// base application http path

$http_path[base] = “http://172.19.51.20/banjar”;

  1. Buat penjadwalan dengan cron agar daemon banjar selau update tiap menit

# crontab -e

Isi dengan scripts berikut :

      * * * * * /usr/local/sbin/banjar.sh >/dev/null 2>&1
      Restart Cron
      # /etc/init.d/cron restart
 

Config Banjar

  1. Edit Value scripts seperti berikut agar dapat melakukan edit bandwidth, masquerade, firewall dan lainnya melalui web browser

# vim /var/www/banjar/config.php

$apps_config_editing = 0; menjadi $apps_config_editing = 1;

  1. Browse lokasi banjar di install contoh : http://172.190.51.20/banjar

Default User dan Password :

User = admin

Password = secret

  1. Config banjar dan sesuaikan dengan Network Anda
  1. Lakukan Generate scripts banjar apabila selesai melakukan edit, dalam menu browsernya yaitu “Apply Rules”
  1. Edit file /etc/rc.local dan tambahkan scripts berikut agar banjar otomatis jalan ketika computer di restart atau sehabis dimatikan.

# vim /etc/rc.local

CWD=`pwd`

echo 1 > /etc/banjar/netfilter.flag

cd /usr/local/sbin

./banjar.sh

cd $CWD

 

 

Referensi :
Developer banjar
Banjar Sourcefoge

LAMP (Linux, Apache, MySql, PHP) Debian Etch

•February 18, 2008 • Leave a Comment

LAMP (Linux, Apache, MySql, PHP) Debian Etch

Setelah selesai konfigurasi sana-sini, aq teringat dengan webserver yg lama d Mandriva…jadi sekarang aq ingin memindahkan data web dari Mandriva ke Debian, mula-mula ya harus install LAMP dulu…Berikut langkah-langkah’a :

Install Apache 2

aktivis-linux:~# apt-get install apache2 apache2-mpm-prefork

Install PHP 5

aktivis-linux:~# apt-get install php5 libapache2-mod-php5 php5-cgi php5-gd php5-cliaktivis-linux:~# cd /usr/share/doc/php5-common/examples/

aktivis-linux:~# cp php.ini-recommended /etc/php5/apache2/php.ini

Untuk menjadikan PHP support MySql, maka perlu dilakukan perubahan pada file php.ini

aktivis-linux:~# vim /etc/php5/apache2/php.ini

Sebelum:

;extension=mysql.so
;extension=gd.so

Sesudah:

extension=mysql.so
extension=gd.so

Untuk mengakifkan perubahan yang barusan kita lakukan, jalankan :

aktivis-linux:~# a2enmod php5

Kemudian kita restart service Apache nya

aktivis-linux:~# /etc/init.d/apache2 reload

Install MySql 5

aktivis-linux:~# apt-get install mysql-server-5.0 php5-mysql

Install phpmyadmin

Untuk memudahkan administrasi MySql, maka kita bisa menginstall phpmyadmin, kenapa phpmyadmin? karena admnistrasi mysql bisa dilakukan via web, jadi akan sangat mudah, dan juga phpmyadmin ini adalah tools umum dan free yang biasa digunakan para “coder” dan “DBA”.

aktivis-linux:~# apt-get install phpmyadmin

Buatlah password untuk root ( ganti Passwordmu dengan password yg kamu inginkan ) :

aktivis-linux:~# mysqladmin -u root password Passwordmu

Lakukan perintah :

aktivis-linux:~# mysql -u root -p

Lakukan test untuk file PHP, buatlah file info.php :

aktivis-linux:~# vim /var/www/test.php

<?php phpinfo(); ?>

Ketik http://localhost/info.php pada browser favoritmu…
Siip…dah beres ne :D setelah itu konfigurasikan sesuai dengan keinginanmu, selamat mencoba…

Setting Router di Fedora

•February 18, 2008 • Leave a Comment

oil-pump-the-west-in-arab-hands-hebrew.jpg
Router adalah alat yang dapat menghubungkan dua atau lebih jaringan komputer yang berbeda.Router berbeda dengan host karena router bisanya bukan berupa tujuan atau data traffic. Routing dari datagram IP biasanya telah dilakukan dengan software. Jadi fungsi routing dapat dilakukan oleh host yang mempunyai dua networks connection atau lebih.Pada dasarnya router adalah sebuah alat pada jaringan komputer yang bekerja di network layer pada lapisan OSI.
ok kita lanjutkan setting router nya.tapi mari kita perhatikan dulu schema di bawah ini..

sesudah melihat schema ini marilah kita sama2 mengambil sebatang rokok sambil membua coffemix.dah siap semua nah mari kita setting main gateway nya (MGW) untuk apa main gateway..lah itu kan supaya bisa konek ke internet bos..oya sebelumnya kita minta ip dulu dari isp langganan kita jangan lupa juga netmask,broadcast dan dns nya. sekalian klo dikasih sekalian ama rokok sebungkus juga yah..hhehe misalnya ip dari isp di kasih

Range : 202.159.121.0/29
IP : 202.159.121.2
Gateway : 202.159.121.1
Netmask : 255.255.255.248
Broadcast : 202.159.121.7
DNS1 : 202.159.0.10
DNS2 : 202.159.0.20

berarti kita mendapatkan ip 5 buah dari 202.159.121.2 – 202.159.121.6

1.Menkonfigurasi IP eth0 (default) dengan perintah:

vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0

[root@ali fisika]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0

lalu isi dengan :

DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
IPADDR=202.159.121.2
NETMASK=255.255.255.248
ONBOOT=yes
USERCTL=no

Untuk menyimpan configurasi dengan mengetik ” :wq! “

2.Setting dns resolve

[root@ali fisika]$ vi /etc/resolv.conf

lalu isi dengan nameserver dari isp kita tadi :

nameserver 202.159.0.10
nameserver 202.159.0.20

lalu simpen dengan menekan :wq

3.Setting ip_forwarding

[root@ali fisika]$ vi /etc/sysctl.conf

rubah net.ipv4.ip_forward = 0 menjadi net.ipv4.ip_forward = 1
atau kalau gak ada net.ipv4.ip_forward = 0 tambahin net.ipv4.ip_forward = 1

simpen dengan menekan :wq

4.restart network

[root@ali fisika]$ /etc/init.d/network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]

root@ali fisika]#chkconfig –level 2345 network on

5.testing dengan ngeping ke default gateway 202.159.121.1

[root@ali fisika]$ ping 202.159.121.1
PING 202.159.121.1 (202.159.121.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 202.159.121.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms
64 bytes from 202.159.121.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms
64 bytes from 202.159.121.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms
64 bytes from 202.159.121.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms

— 202.159.121.1 ping statistics —
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms

6.testing untuk ngeping google.com untuk ngecek dns nya
kalau muncul :

PING google.com (216.239.39.99) 56(84) bytes of data.

berarti dns kita untuk mgw dah bekerja, tapi kalau muncul :

ping: unknown host google.com

berarti dns yang kita isikan di /etc/resolve.conf masih salah,
silahkan cek lagi ke ISP nya

owalah ini sich sudah beres untuk setting mgw nya
supaya mgw ini bisa sekaligus di gunakan sebagai ns server
oleh client maka harus di install daemon bind atau
daemon nameserver yang lain
ataukalau sudah ada tinggal idupin Bind nya

[root@ali fisika]# /etc/init.d/named restart
Stopping named: [ OK ]
Starting named: [ OK ]
[root@ali fisika]#chkconfig –level 2345 named on

Setting IP MGW :

[root@ali fisika]$ vi /etc/sysconfig/network

lalu isi dengan :

NETWORKING=yes
HOSTNAME=ali
GATEWAY=202.159.121.1
~

sekarang kita set ip untuk cliennya
misalnya ip ke client adalah :

192.168.0.1/24
IP : 192.168.0.1
netmask : 255.255.255.0
broadcast : 192.168.0.255
RANGE IP CLIENT : 192.168.0.2-192.168.0.254

Setting ip untuk eth1 (yang ke client)
1.memberi IP 192.168.0.1 di eth1

[root@mgw cachak]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1

lalu isi dengan :

DEVICE=eth1
BOOTPROTO=static
IPADDR=192.168.0.1
NETMASK=255.255.255.0
BROADCAST=192.168.0.255
ONBOOT=yes
USERCTL=no

lalu simpen dengan menekan :wq

2.Restart networknya

[root@mgw root]$ /etc/init.d/network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down interface eth1: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]
Bringing up interface eth1: [ OK ]

3.Testing dengan cara ping ip eth1

[root@mgw cachak]$ ping 192.168.0.1
PING 192.168.0.1 (192.168.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms

— 192.168.0.1 ping statistics —
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms

Tinggal Setting IP computer client dengan ketentuan di bawah ini :

IP : 192.168.0.2 – 192.168.0.254
GATEWAY : 192.168.0.1
NETMASK : 255.255.255.0
BROADCAST : 192.168.0.255
NAMESERVER : 192.168.0.1

misal :

Client01
===============================
IP : 192.168.0.2
GATEWAY : 192.168.0.1
NETMASK : 255.255.255.0
BROADCAST : 192.168.0.255
NAMESERVER : 192.168.0.1

Client02
===============================
IP : 192.168.0.3
GATEWAY : 192.168.0.1
NETMASK : 255.255.255.0
BROADCAST : 192.168.0.255
NAMESERVER : 192.168.0.1

dan seterusnya sesuai banyaknya client,yang berubah hanya IP
untuk client windows maka setting IP
di bagian Start Menu/Setting/Control Panel/Network

setelah di setting ip client, maka coba ping ke 192.168.0.1
dari client,kalau berhasil berarti client dan MGW nya sudah tersambung.

Setting MGW supaya client bisa internat dengan menggunakan NAT

1.Matikan iptablesnya

[root@ali fisika]# /etc/init.d/iptables stop
Flushing all chains: [ OK ]
Removing user defined chains: [ OK ]
Resetting built-in chains to the default ACCEPT policy: [ OK ]

2.Tambahkan iptables untuk Source NAt sesuai dengan ip di eth0

[root@ali fisika]# /sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING
-o eth0 -s 192.168.0.0/24 -j SNAT –to-source 202.159.121.2
[root@ali fisika]# /sbin/iptables-save > /etc/sysconfig/iptables
[root@ali fisika]# /etc/init.d/iptables restart
Flushing all current rules and user defined chains: [ OK ]
Clearing all current rules and user defined chains: [ OK ]
Applying iptables firewall rules: [ OK ]
[root@ali fisika]# iptables-save

disini standar sekali dan gak ada proteksi
untuk mengetest nya kita browser di client lalau buka google.com,
kalau jalan berati kita sudah berhasil )

sekarang kita coba dhcp
untuk menginstall dhcp cukup dengan perintah di bawah ini

1.Instal DHCP dengan perintah

[root@ali fisika]# yum -y install dhcp

2. Copy DHCP dari user ke etc dengan perintah :

[root@ali fisika]# cp /usr/share/doc/dhcp-3.0.5 /dhcpd.conf.sample /etc/dhcpd.conf

3.Edit settingan DHCP dengan perintah:

[root@ali fisika]# vi /etc/dhcpd.conf
ddns-update-style none;
ignore client-updates;

subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {

# — default gateway
option routers 192.168.1.1;
option subnet-mask 255.255.255.0;

option nis-domain “domain.org”;
option domain-name “domain.org”;
option domain-name-servers 203.84.136.2, 203.84.140.4;

# option time-offset -18000; # Eastern Standard Time
# option ntp-servers 192.168.1.1;
# option netbios-name-servers 192.168.1.1;
# — Selects point-to-point node (default is hybrid). Don’t change this unless
# — you understand Netbios very well
# option netbios-node-type 2;

range dynamic-bootp 192.168.1.128 192.168.1.254;
default-lease-time 21600;
max-lease-time 43200;

Seperti biasa simpan dengan mengetik ” :wq!”

4. Jalankan DHCP dengan perintah:

[root@loclhost~]# /etc/init.d/dhcpd start

kalo sudah di setting semua nya coba ping 192.168.0.1
nah itu dhcp nya harusnya udah jalan men tapi klo gak jalan juga..coba di restart lagi networknya yah
nah itu ketiga client tadi mari kita buat ip nya automatis jangan statik ya tapi dhcp juga men
buka control panel–pilih network connection –klik lagi local area conektion dan pilih general dan lagi pilih Internet Protocol (TCP/IP) dan pilih Properties dan terakir kali pilih Obtain an Ip addres automatically.klo computer client nya dapat ip dhcp berarti sudah sukses men..selamat yah atas keberhasilannya

PERINTAH DASAR LINUX

•February 18, 2008 • Leave a Comment
 

   
LinuxDi sini penulis hanya ingin menambahkan sedikit perintah Linux yang udah di tulis oleh rekan2 yang lain dalam web ini, perintah dasar ini hanya sekedar penambahan dan ini hanya untuk sekedar pengetahuan bagi rekan2 yang lain.

Command

Contoh

Fungsi

ls

ls -alF

List File

cat

cat config.txt

Baca File (.txt)

cp

cp index.htm index1.htm

cop[y file

cd

cd var/tmp

sama seperti perintah dos

mv

mv x.tgz x

rename file

pwd

posisi sekarang

rm

rm -fr index.htm

hapus file

who

Mengetahui siapa saja yang sedang on line

man

help

chmod

chmod 755

mode file

chown

chown x.tgz

Rubah owner file

chgrp

Rubah Owner group

ps

ps x

Mengetahui program sedang berjalan

Kill -9 (PID)

berjalan

kill -9 12345

Mematikan Program yang sedang

Hostname

Mengetahui hostname server

/sbin/ifconfig

Mengetahui IP server

id

Status User login

I/O dan perintah Dasar Linux
Pengenalan redirection dan pipe

Redirection dan pipe merupakan standar dari fasilitas shell di unix. Redirection
Fasilitas redirection memungkinkan kita untuk dapat menyimpan output dari sebuah proses
untuk disimpan ke file lain (Output Redirection) atau sebaliknya menggunakan isi dari file sebagai input dalam suatu proses (Input redirection).
Komponen-komponen dari redirection adalah , >
Untuk lebih jelas nya akan di berikan contoh untuk masing-masing redirection :

Output Redirection
Kita akan menggunakan perintah cat yang telah tersedia secara default di shell linux.
Syntax-nya sbb :
$ cat >
Contoh :
Membuat File dengan nama test
ane@dodol:~$ cat > test
ini hanya sebuah test dari output redirection gak ada yang lain........
Melihat isi file test
ane@ddodol:~$ cat test
ini hanya sebuah test dari output redirection gak ada yang lain........
ane@dodol:~$

Penambahan untuk file test
ane@dodol:~$ cat > > test
baris ini tambahan dari yang lama...
Melihat kembali isi file test setelah ditambahkan beberapa kata
ane@dodol:~$ cat test
ini hanya sebuah test dari output redirection hehehehehe........
baris ini tambahan dari yang lama...
ane@dodol:~$
Disini kita melihat bahwa output dari perintah cat akan di belokkan (redirect) ke sebuah file dengan nama test.
Input Redirection
Isi dari suatu file akan kita gunakan sebagai input dari suatu proses yang akan kita jalankan. Sebagai contoh kita akan mencoba mengirimkan mail ke diri sendiri dengan isi mail berasal dari file test tadi
ane@dodol:~$ mail ane
Contoh :
ane@dodol:~$ cat test
ini hanya sebuah test dari output redirection hehehehehe........
baris ini tambahan dari yang lama...
cat dapat juga digunakan untuk memasukkan sebuah isi dari suatu file ke dalam file yang lain.
Syntax :
$ cat file1 file2 file3 > file4

clear

Perintah clear ini mirip dengan cls pada DOS yang gunanya membersihkan layar
Syntax :
$ clear

cp

Mirip dengan copy pada DOS, perintah cp ini berfungsi mengkopi file.
Syntax :
$ cp [option] file /dir/path/
Untuk lebih jelas silahkan dibaca pilihan-pilihannya dengan menjalankan :
$ cp –help
cut
Perintah cut mendefinisikan suatu file yang berisi data berdasarkan kolom
Syntax :
$ cut [option] file
Contoh : kita akan cut file test dari kolom 1-7
ane@dodol:~$ cut -c 1-7 test
ini han heheheh
baris i
ane@dodol:~$ cat test
ini hanya sebuah test dari output redirection hehehehehe……..
baris ini tambahan dari yang lama…
ane@dodol:~$

Dari contoh dapat terlihat bahwa cut hanya menampilkan isi dari file test dari kolom 1 – 7
find Dari namanya sudah dapat diterka bahwa perintah ini berfungsi untuk mencari file ataupun directori.
Syntax :
$ find /path [option]
Contoh :
ane@dodol:~$ find . -name te*
./test
ane@dodol:~$

grep
Perintah ini berguna untuk pencarian data di dalam file, penggunaan grep akan lebih mengefisienkan waktu ketimbang harus membaca satu persatu
Syntax :
$ grep [option] “data” file
Contoh :
ane@dodol:~$ grep “ini” test
ini hanya sebuah test dari output redirection
baris ini tambahan dari yang lama…
ane@dodol:~$

ln
Kegunaan perintah ini adalah untuk membuat link dari satu file/directori ke file/directori lain
Syntax :
$ ln -s /path/to/source target
Contoh :
ane@dodol:~$ ln -s test uji
ane@dodol:~$ ls -l
total 2
-rw-r–r– 1 ane ane 102 Des 3 12:11 test
lrwxrwxrwx 1 ane ane 10 Des 10 03:21 uji -> test
ane@dodol:~$
Dari contoh dapat dilihat bahwa file uji adalah merupakan link dari file test

locate
Perintah ini digunakan untuk mengetahui dimana letaknya sebuah file atau directori.
Fungsinya kurang lebih sama dengan find, bedanya locate menggunakan sebuah database (biasanya terletak di /var/lib/locatedb ) yang dapat di update menggunakan perintah updatedb.
Syntax :
$ locate
Contoh :
ane@dodol:~$ locate uji
/home/ane/uji
ane@dodol:~$

ls
Perintah ini sama seperti dir pada DOS yanitu berfungsi untuk menampilkan isi dari suatu directory beserta atribut-atribut filenya.
Syntax :
$ ls [option] /directory
Contoh :
ane@dodol:~$ ls /home/ane
test uji
ane@dodol:~$

mkdir
Perintah mkdir ekivalen dengan md (make directory) pada DOS yang berguna untuk membuat sebuah directory.
Syntax :
$ mkdir

mv
Perintah ini mirip dengan perintah move pada DOS yang berguna untuk memindahkan file dari satu directory kedirectory lainnya, atau juga dapat digunakan sebagai pengganti nama file (ren/rename pada DOS)
Syntax :
$ mv file1 file2

rm dan rmdir
Perintah rm adalah perintah untuk menghapus file. Untuk directory dapat digunakan rmdir
Syntax :
$ rm
$ rmdir

tail
Perintah ini berlawanan dengan perintah cut, tail mendefinisikan sebuah data pada file menurut barisnya. Sedikit perbedaan adalah pada tail secara default ditampilkan 10 baris terakhir dari isi file
Syntax :
$ tail [option]
Contoh :
ane@dodol:~$ tail test
ini hanya sebuah test dari output redirection hehehehehe……..
baris ini tambahan dari yang lama…
ane@dodol:~$
Bila kita ingin menampilkan hanya 2 baris terakhir gunakan option [-[nilai]. Misal :
ane@dodol:~$ tail -2 test
hehehehehe……..
baris ini tambahan dari yang lama…
ane@dodol:~$

mount
Setiap device dalam linux agar dapat diakses harus terlebih dahulu di-mount atau dikaitkan.
Syntax :
$ mount [option] /dev/ /path/to/mountdir
Contoh :
$ mount /dev/hda1 /mnt/disk

ps
Perintah ini digunakan untuk melihat setiap proses yang dijalankan di dalam mesin beserta nomor prosesnya.
Syntax :
$ ps [option]

kill
Perintah kill (mematikan) sesuai namanya adalah berfungsi untuk mengirimkan signal ke suatu proses. Sehingga bisa memerintahkan apakah suatu proses ditunda , dihentikan atau dilanjutkan. Tetapi paling sering digunakan untuk mematikan proses yang sedang berjalan.
Syntax :
$ kill
nomor-proses dikenal dengan PID

adduser, passwd dan userdel
Perintah adduser dan userdel adalah file-file untuk administrasi user. adduser digunakan untuk menambahkan user pada suatu mesin. Kemudian setelah ditambahkan ditentukan password user yang baru tersebut dengan perintah passwd. Sedangkan userdel digunakan untuk menghapus user di mesin. Untuk menjalankan perintah-perintah ini diperlukan root priviledge.
Syntax :
# adduser
# passwd
# userdel [-r]

Topologi Setting mikrotik dengan 2 LAN yang berbeda

•February 18, 2008 • Leave a Comment
Rais Gunawan yahoomailgugun_com@yahoo.com  

ket: os client menggunakan windows, os FTP server menggunakan windows yg diinstal program FTP server.

Pengantar VLAN Mikrotik

•February 18, 2008 • Leave a Comment

Quote:
rais gunawan pengantar VLAN Mikrotik

Apa Itu Vlan (Virtual Local Area Network)

PENGANTAR

Pemanfaatan teknologi jaringan komputer sebagai media komunikasi data hingga saat ini semakin meningkat. Kebutuhan atas penggunaan bersama resources yang ada dalam jaringan baik software maupun hardware telah mengakibatkan timbulnya berbagai pengembangan teknologi jaringan itu sendiri. Seiring dengan semakin tingginya tingkat kebutuhan dan semakin banyaknya pengguna jaringan yang menginginkan suatu bentuk jaringan yang dapat memberikan hasil maksimal baik dari segi efisiensi maupun peningkatan keamanan jaringan itu sendiri.
Berlandaskan pada keinginan-keinginan tersebut, maka upaya-upaya penyempurnaan terus dilakukan oleh berbagai pihak. Dengan memanfaatkan berbagai tekhnik khususnya teknik subnetting dan penggunaan hardware yang lebih baik (antara lain switch) maka muncullah konsep Virtual Local Area Network (VLAN) yang diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih baik dibanding Local area Network (LAN).

PENGERTIAN

VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN , hal ini mengakibatkan suatu network dapat dikonfigurasi secara
virtual tanpa harus menuruti lokasi fisik peralatan. Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat
segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation seperti pada gambar dibawah ini

Gambar Jaringan VLAN

BAGAIMANA VLAN BEKERJA

VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode (tipe) yang digunakan untuk mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC addresses dsb. Semua
informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging) di simpan dalam suatu database (tabel), jika penandaannya berdasarkan
port yang digunakan maka database harus mengindikasikan port-port yang digunakan oleh VLAN. Untuk mengaturnya maka biasanya digunakan
switch/bridge yang manageable atau yang bisa di atur. Switch/bridge inilah yang bertanggung jawab menyimpan semua informasi dan konfigurasi
suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi yang sama.
Switch akan menentukan kemana data-data akan diteruskan dan sebagainya atau dapat pula digunakan suatu software pengalamatan (bridging software)
yang berfungsi mencatat/menandai suatu VLAN beserta workstation yang didalamnya.untuk menghubungkan antar VLAN dibutuhkan router.

TIPE TIPE VLAN

Keanggotaan dalam suatu VLAN dapat di klasifikasikan berdasarkan port
yang di gunakan , MAC address, tipe protokol.

1. Berdasarkan Port

Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang di gunakan oleh
VLAN tersebut. Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2,
dan 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN 2, lihat tabel:

Tabel port dan VLAN

Port 1 2 3 4
VLAN 2 2 1 2

Kelemahannya adalah user tidak bisa untuk berpindah pindah, apabila harus
berpindah maka Network administrator harus mengkonfigurasikan ulang.

2. Berdasarkan MAC Address

Keanggotaan suatu VLAN didasarkan pada MAC address dari setiap workstation /komputer yang dimiliki oleh user. Switch mendeteksi/mencatat semua MAC
address yang dimiliki oleh setiap Virtual LAN. MAC address merupakan suatu bagian yang dimiliki oleh NIC (Network Interface Card) di setiap workstation.
Kelebihannya apabila user berpindah pindah maka dia akan tetap terkonfigurasi sebagai anggota dari VLAN tersebut.Sedangkan kekurangannya bahwa setiap mesin harus di konfigurasikan secara manual , dan untuk jaringan yang memiliki ratusan workstation maka tipe ini kurang efissien untuk dilakukan.

Tabel MAC address dan VLAN

MAC address 132516617738 272389579355 536666337777 24444125556
VLAN 1 2 2 1

3. Berdasarkan tipe protokol yang digunakan
Keanggotaan VLAN juga bisa berdasarkan protocol yang digunakan, lihat tabel

Tabel Protokol dan VLAN

Protokol IP IPX
VLAN 1 2

4. Berdasarkan Alamat Subnet IP
Subnet IP address pada suatu jaringan juga dapat digunakan untuk mengklasifikasi
suatu VLAN

Tabel IP Subnet dan VLAN

IP subnet 22.3.24 46.20.45
VLAN 1 2

Konfigurasi ini tidak berhubungan dengan routing pada jaringan dan juga tidak mempermasalahkan funggsi router.IP address digunakan untuk memetakan keanggotaan VLAN.Keuntungannya seorang user tidak perlu mengkonfigurasikan ulang alamatnya di jaringan apabila berpindah tempat, hanya saja karena bekerja di layer yang lebih tinggi maka akan sedikit lebih lambat untuk meneruskan paket di banding
menggunakan MAC addresses.

5. Berdasarkan aplikasi atau kombinasi lain
Sangat dimungkinkan untuk menentukan suatu VLAN berdasarkan aplikasi yang dijalankan, atau kombinasi dari semua tipe di atas untuk diterapkan pada suatu
jaringan. Misalkan: aplikasi FTP (file transfer protocol) hanya bias digunakan oleh VLAN 1 dan Telnet hanya bisa digunakan pada VLAN 2.

PERBEDAAN MENDASAR ANTARA LAN DAN VLAN

Perbedaan yang sangat jelas dari model jaringan Local Area Network dengan Virtual Local Area Network adalah bahwa bentuk jaringan dengan model Local
Area Network sangat bergantung pada letak/fisik dari workstation, serta penggunaan hub dan repeater sebagai perangkat jaringan yang memiliki beberapa
kelemahan. Sedangkan yang menjadi salah satu kelebihan dari model jaringan dengan VLAN adalah bahwa tiap-tiap workstation/user yang tergabung dalam
satu VLAN/bagian (organisasi, kelompok dsb) dapat tetap saling berhubungan walaupun terpisah secara fisik. Atau lebih jelas lagi akan dapat kita
lihat perbedaan LAN dan VLAN pada gambar dibawah ini.

Gambar konfigurasi LAN

[hub]-[1]-[1]-[1] <– lan 1/di lantai 1
|
[x]–[hub]-[2]-[2]-[2] <– lan 2/di lantai 2
|
[hub]-[3]-[3]-[3] <– lan 3/di lantai 3

Gambar konfigurasi VLAN

This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 661×257.

Terlihat jelas VLAN telah merubah batasan fisik yang selama ini tidak dapat diatasi oleh LAN. Keuntungan inilah yang diharapkan dapat memberikan
kemudahan-kemudahan baik secara teknis dan operasional.

To be Continue

Karena waktu posting ada message “1. The text that you have entered is too long (18119 characters). Please shorten it to 15000 caracter long.

Konsep Dasar WLAN

•February 15, 2008 • Leave a Comment

Teknologi Wireless LAN menjadi sangat popular saat ini di banyak applikasi. Setelah evaluasi terhadap teknologi tersebut dilakukan, menjadikan para pengguna merasa puas dan meyakini realiability teknologi ini dan siap untuk digunakan dalam skala luas dan komplek pada jaringan tanpa kabel.

Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke penerima melalui free space, pantulan, difraksi, Line of Sight dan Obstructed LOS. Ini berarti sinyal radio tiba di penerima melalui banyak jalur (Multipath), dimana tiap sinyal (pada jalur yang berbeda-beda) memiliki level kekuatan, delay dan fasa yang berbeda-beda.

Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan, namun sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point diluar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge.

Wireless LAN di desain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa di optimalkan pada lingkungan yang berbeda. Dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel.

DOWNLOAD ARTIKEL LENGKAP (PDF):

  1. KONSEP W LAN

DOWNLOAD SOFTWARE PENDUKUNG:

  1. Acrobat PDF Reader
  2. Download Full ArchiCAD Free Student & Teacher Version in your language with Tutorials!
  3. Textures for 3D Artists Make seamless textures from photos. Remove highlights and perspective!
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.