PERINTAH DASAR LINUX

 

   
LinuxDi sini penulis hanya ingin menambahkan sedikit perintah Linux yang udah di tulis oleh rekan2 yang lain dalam web ini, perintah dasar ini hanya sekedar penambahan dan ini hanya untuk sekedar pengetahuan bagi rekan2 yang lain.

Command

Contoh

Fungsi

ls

ls -alF

List File

cat

cat config.txt

Baca File (.txt)

cp

cp index.htm index1.htm

cop[y file

cd

cd var/tmp

sama seperti perintah dos

mv

mv x.tgz x

rename file

pwd

posisi sekarang

rm

rm -fr index.htm

hapus file

who

Mengetahui siapa saja yang sedang on line

man

help

chmod

chmod 755

mode file

chown

chown x.tgz

Rubah owner file

chgrp

Rubah Owner group

ps

ps x

Mengetahui program sedang berjalan

Kill -9 (PID)

berjalan

kill -9 12345

Mematikan Program yang sedang

Hostname

Mengetahui hostname server

/sbin/ifconfig

Mengetahui IP server

id

Status User login

I/O dan perintah Dasar Linux
Pengenalan redirection dan pipe

Redirection dan pipe merupakan standar dari fasilitas shell di unix. Redirection
Fasilitas redirection memungkinkan kita untuk dapat menyimpan output dari sebuah proses
untuk disimpan ke file lain (Output Redirection) atau sebaliknya menggunakan isi dari file sebagai input dalam suatu proses (Input redirection).
Komponen-komponen dari redirection adalah , >
Untuk lebih jelas nya akan di berikan contoh untuk masing-masing redirection :

Output Redirection
Kita akan menggunakan perintah cat yang telah tersedia secara default di shell linux.
Syntax-nya sbb :
$ cat >
Contoh :
Membuat File dengan nama test
ane@dodol:~$ cat > test
ini hanya sebuah test dari output redirection gak ada yang lain........
Melihat isi file test
ane@ddodol:~$ cat test
ini hanya sebuah test dari output redirection gak ada yang lain........
ane@dodol:~$

Penambahan untuk file test
ane@dodol:~$ cat > > test
baris ini tambahan dari yang lama...
Melihat kembali isi file test setelah ditambahkan beberapa kata
ane@dodol:~$ cat test
ini hanya sebuah test dari output redirection hehehehehe........
baris ini tambahan dari yang lama...
ane@dodol:~$
Disini kita melihat bahwa output dari perintah cat akan di belokkan (redirect) ke sebuah file dengan nama test.
Input Redirection
Isi dari suatu file akan kita gunakan sebagai input dari suatu proses yang akan kita jalankan. Sebagai contoh kita akan mencoba mengirimkan mail ke diri sendiri dengan isi mail berasal dari file test tadi
ane@dodol:~$ mail ane
Contoh :
ane@dodol:~$ cat test
ini hanya sebuah test dari output redirection hehehehehe........
baris ini tambahan dari yang lama...
cat dapat juga digunakan untuk memasukkan sebuah isi dari suatu file ke dalam file yang lain.
Syntax :
$ cat file1 file2 file3 > file4

clear

Perintah clear ini mirip dengan cls pada DOS yang gunanya membersihkan layar
Syntax :
$ clear

cp

Mirip dengan copy pada DOS, perintah cp ini berfungsi mengkopi file.
Syntax :
$ cp [option] file /dir/path/
Untuk lebih jelas silahkan dibaca pilihan-pilihannya dengan menjalankan :
$ cp –help
cut
Perintah cut mendefinisikan suatu file yang berisi data berdasarkan kolom
Syntax :
$ cut [option] file
Contoh : kita akan cut file test dari kolom 1-7
ane@dodol:~$ cut -c 1-7 test
ini han heheheh
baris i
ane@dodol:~$ cat test
ini hanya sebuah test dari output redirection hehehehehe……..
baris ini tambahan dari yang lama…
ane@dodol:~$

Dari contoh dapat terlihat bahwa cut hanya menampilkan isi dari file test dari kolom 1 – 7
find Dari namanya sudah dapat diterka bahwa perintah ini berfungsi untuk mencari file ataupun directori.
Syntax :
$ find /path [option]
Contoh :
ane@dodol:~$ find . -name te*
./test
ane@dodol:~$

grep
Perintah ini berguna untuk pencarian data di dalam file, penggunaan grep akan lebih mengefisienkan waktu ketimbang harus membaca satu persatu
Syntax :
$ grep [option] “data” file
Contoh :
ane@dodol:~$ grep “ini” test
ini hanya sebuah test dari output redirection
baris ini tambahan dari yang lama…
ane@dodol:~$

ln
Kegunaan perintah ini adalah untuk membuat link dari satu file/directori ke file/directori lain
Syntax :
$ ln -s /path/to/source target
Contoh :
ane@dodol:~$ ln -s test uji
ane@dodol:~$ ls -l
total 2
-rw-r–r– 1 ane ane 102 Des 3 12:11 test
lrwxrwxrwx 1 ane ane 10 Des 10 03:21 uji -> test
ane@dodol:~$
Dari contoh dapat dilihat bahwa file uji adalah merupakan link dari file test

locate
Perintah ini digunakan untuk mengetahui dimana letaknya sebuah file atau directori.
Fungsinya kurang lebih sama dengan find, bedanya locate menggunakan sebuah database (biasanya terletak di /var/lib/locatedb ) yang dapat di update menggunakan perintah updatedb.
Syntax :
$ locate
Contoh :
ane@dodol:~$ locate uji
/home/ane/uji
ane@dodol:~$

ls
Perintah ini sama seperti dir pada DOS yanitu berfungsi untuk menampilkan isi dari suatu directory beserta atribut-atribut filenya.
Syntax :
$ ls [option] /directory
Contoh :
ane@dodol:~$ ls /home/ane
test uji
ane@dodol:~$

mkdir
Perintah mkdir ekivalen dengan md (make directory) pada DOS yang berguna untuk membuat sebuah directory.
Syntax :
$ mkdir

mv
Perintah ini mirip dengan perintah move pada DOS yang berguna untuk memindahkan file dari satu directory kedirectory lainnya, atau juga dapat digunakan sebagai pengganti nama file (ren/rename pada DOS)
Syntax :
$ mv file1 file2

rm dan rmdir
Perintah rm adalah perintah untuk menghapus file. Untuk directory dapat digunakan rmdir
Syntax :
$ rm
$ rmdir

tail
Perintah ini berlawanan dengan perintah cut, tail mendefinisikan sebuah data pada file menurut barisnya. Sedikit perbedaan adalah pada tail secara default ditampilkan 10 baris terakhir dari isi file
Syntax :
$ tail [option]
Contoh :
ane@dodol:~$ tail test
ini hanya sebuah test dari output redirection hehehehehe……..
baris ini tambahan dari yang lama…
ane@dodol:~$
Bila kita ingin menampilkan hanya 2 baris terakhir gunakan option [-[nilai]. Misal :
ane@dodol:~$ tail -2 test
hehehehehe……..
baris ini tambahan dari yang lama…
ane@dodol:~$

mount
Setiap device dalam linux agar dapat diakses harus terlebih dahulu di-mount atau dikaitkan.
Syntax :
$ mount [option] /dev/ /path/to/mountdir
Contoh :
$ mount /dev/hda1 /mnt/disk

ps
Perintah ini digunakan untuk melihat setiap proses yang dijalankan di dalam mesin beserta nomor prosesnya.
Syntax :
$ ps [option]

kill
Perintah kill (mematikan) sesuai namanya adalah berfungsi untuk mengirimkan signal ke suatu proses. Sehingga bisa memerintahkan apakah suatu proses ditunda , dihentikan atau dilanjutkan. Tetapi paling sering digunakan untuk mematikan proses yang sedang berjalan.
Syntax :
$ kill
nomor-proses dikenal dengan PID

adduser, passwd dan userdel
Perintah adduser dan userdel adalah file-file untuk administrasi user. adduser digunakan untuk menambahkan user pada suatu mesin. Kemudian setelah ditambahkan ditentukan password user yang baru tersebut dengan perintah passwd. Sedangkan userdel digunakan untuk menghapus user di mesin. Untuk menjalankan perintah-perintah ini diperlukan root priviledge.
Syntax :
# adduser
# passwd
# userdel [-r]

Advertisement

~ by tukangsapu08 on February 18, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.